Syarah Hikam
رُبَّما دَخَلَ الرِّياءُ عَلَيْكَ مِنْ حَيْثُ لا يَنْظُرُ الخَلْقُ إلَيْكَ.
" Terkadang penyakit riya' masuk dalam dirimu dari tempat yg tidak terlihat oleh masyarakat."
Mungkin saja riya' masuk pada dirimu dari sisi yg tidak diketahui oleh masyarakat.
Maksudnya, riya' itu ada dua macam, yaitu :
pertama, riya' jali (jelas/terang) yakni memperlihatkan amal perbuatan di hadapan masyarakat agar dipuji dan disebut sebagai orang sholeh.
Kedua, riya' khofi (tersembunyi/samar) yakni melakukan amal perbuatan dengan bersembunyi dari pandangan masyarakat akan tetapi tujuannya dengan bersembunyi adalah agar diagungkan dan dihormati masyarakat.
Adapun tanda2 riya' khofi adalah :suka dihormati, benci ketika dihina orang, ketika duduk lebih suka berada di atas, ketika diketahui kekurangannya ia mengingkari dan sangat marah, ketika berbelanja ingin harga yg murah karena memandang tingkat agama dan ilmunya, ketika menginginkan sesuatu harus lekas di turuti karena merasa menjadi orang yg ahli agama dan ahli ilmu.
Ketika ditemukan tanda2 ini dalam diri seseorang, maka bisa dipastikan bahwa orang tsb riya' dalam beramal, meskipun amal perbuatannya disembunyikan dari pandangan manusia.
Diceritakan bahwa sayyidnina Ali bin Abu Thalib -rodliyallohu anhu- berkata :
" kelak pada hari kiamat Allah berkata kepada para qurro' (penghafal alqur'an ' Wahai qurro', tidakkah kalian semua telah mendapatkan harga yg murah ketika belanja ? tidakkah kalian semua telah dihormati masyarakat ? tidakkah hajat kalian semua telah tersampaikan ? maka tidak ada pahala apapun utk kalian semua, karena kalian sudah mendapatkan balasan pahala kalian di dunia."
Tidak ada yg bisa selamat dari riya' khofi kecuali orang2 yg arif.
0 komentar:
Post a Comment