🌺🍃AGAR TIDAK SERUMAH DENGAN SETAN MASUK RUMAH MEMBUKA DAN MENUTUP PINTU JENDELA BACA BISMILLAH
👉BUKA PINTU RUMAH BACA
BISMILLAH DAN
👉KALAU ADA
ORANG DIRUMAH UCAPKAN ASALAMUALAIKUM
👉 TUTUP LG PINTU DENGAN UCAPAN BISMILLAH
SETAN TIDAK BISA MASUK RUMAH
👉KLO DIRUMAH TIDAK ADA ORANG ATAU KOSONG ORANG UCAPKAN
ASSALAMUALAINA WA ALA IBADILLAHIS SHOLIHIN
🍃🌺Bagaimana dengan Mengucapkan salam ketika memasuki rumah...???
Terdapat segelintir daripada kita yang masih bingung ketika memberi salam untuk masuk ke rumah.
Berikut adalah caranya :
Jika rumah itu kita yakin ada penghuni maka berilah salam seperti biasa :
"Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh"
🍃berilah salam di saat masuk ke suatu rumah sekalipun rumah itu kosong, karena Allah azza wa jalla
telah berfirman yang artinya:
”Dan apabila kamu akan masuk ke suatu rumah, maka ucapkanlah salam atas diri kalian” (An-Nur: 61)
🍃Apabila akan masuk ke suatu rumah yang tidak berpenghuni, maka hendaklah ia mengucapkan :
"Assalamu `alaina wa `ala `ibadillahis shalihin”
🍃Amalan memberi salam ini mempunyai fadhilat yang besar dan hebat. Dalil-dalil yang menyebutkan tentang kelebihan memberi salam secara umum itu di antaranya ialah sabda Rasulullah Sallalahualaihiwas salam .: “Wahai sekalian manusia! ucapkan salam, berilah makan, laksanakan silaturarahim, dirikan shalat (malam) ketika orang-orang sedang tidur, niscaya kalian masuk syurga dengan selamat.” (H.R. At-Tirmidzi).
🍃Kedua:
Mengucapkan basmalah saat masuk rumah.
Diantara yang perlu kita lakukan agar syaitan tidak menjadikan rumah kita menjadi tempat tinggalnya adalah mengucapkan basmalah saat memasuki rumah. Rasûlullâh n bersabda:
إِذَا دَخَلَ الرَّجُلُ بَيْتَهُ فَذَكَرَ اللَّهَ عِنْدَ دُخُولِهِ وَعِنْدَ طَعَامِهِ قَالَ الشَّيْطَانُ: لَا مَبِيتَ لَكُمْ وَلَا عَشَاءَ،
وَإِذَا دَخَلَ فَلَمْ يَذْكُرْ اللَّهَ عِنْدَ دُخُولِهِ قَالَ الشَّيْطَانُ: “أَدْرَكْتُمْ الْمَبِيتَ” وَإِذَا لَمْ يَذْكُرْ اللَّهَ عِنْدَ طَعَامِهِ قَالَ: أَدْرَكْتُمْ الْمَبِيتَ وَالْعَشَاءَ
🍃Apabila seseorang memasuki rumahnya dan berdzikir kepada Allâh
(dengan membaca basmalah)
tatkala masuk dan makan, syaitan akan berkata (kepada kawan-kawannya) “Kalian tidak mendapatkan tempat menginap dan makan malam (di rumah ini).
Dan jika ia masuk namun tidak membaca basmalah, syaitan akan berkata (kepada kawan-kawannya-), “Kalian mendapatkan tempat menginap”, dan jika ia tidak membaca basmalah sebelum makan niscaya syaitan akan berkata, “Kalian mendapatkan tempat menginap dan makan malam”
. [HR. Muslim, XIII/190 no. 5230 dari Jabir bin Abdullah Radhiyallahu anhu]
Diantara yang harus kita lakukan jika kita menginginkan rumah rumah kita damai dan tentram adalah memakmurkan rumah dengan ibadah dan membaca al-Qur’an.
🍃Syaitan tidak akan mendekati rumah yang dibacakan di dalamnya al-Qur’an. Kalaupun sudah berada di dalamnya maka ia akan lari terbirit-birit keluar darinya.
🍃Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda:
لَا تَجْعَلُوا بُيُوتَكُمْ مَقَابِرَ! إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْفِرُ مِنْ الْبَيْتِ الَّذِي تُقْرَأُ فِيهِ سُورَةُ الْبَقَرَةِ
Janganlah kalian jadikan rumah kalian (seperti) kuburan.
Sesungguhnya setan lari dari rumah yang di dalamnya dibacakan surat al-Baqarah. [HR. Muslim dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu]
🍃Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam menerangkan:
اجْعَلُوا فِي بُيُوتِكُمْ مِنْ صَلَاتِكُمْ، وَلَا تَتَّخِذُوهَا قُبُورًا
Lakukanlah sebagian shalat kalian di rumah kalian.
Jangan jadikan rumah kalian kuburan.
[HR. Al-Bukhâri dari Ibn Umar Radhiyallahu anhuma]
🍃Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda:
خَيْرُ صَلاَةِ الْمَرْءِ فِي بَيْتِهِ إِلاَّ الْمَكْتُوْبَةَ
Sebaik-baik shalat seseorang adalah yang dilakukan di rumahnya kecuali shalat wajib. [HR. Ibnu Khuzaimah dari Zaid bin Tsâbit Radhiyallahu anhu]
🍃Adapun rumah yang dipenuhi dengan suara dangdutan, gendingan atau yang semisal maka akan menjadi tempat favorit syaitan ; sebab suara tersebut adalah seruling mereka. Sebagaimana ditegaskan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa salla.
نَهَيْتُ عَنْ صَوْتَيْنِ أَحْمَقَيْنِ فَاجِرَيْنِ، صَوْتٍ عِنْدَ نَغْمَةِ لَهْوٍ وَلَعْبٍ وَمَزَامِيْرِ الشَّيْطَانِ، وَصَوْتٍ عِنْدَ مُصِيْبَةٍ لَطْمِ وُجُوْهٍ وَشَقِّ جُيُوْبٍ”.
🍃Aku melarang dua suara dungu dan keji.
(Pertama) Suara senandung sia-sia dan permainan serta seruling syaitan. (Kedua) Suara saat musibah berupa memukuli wajah dan merobek-robek baju”. [HR. Al-Hâkim dari Abdurrahman bin ‘Auf Radhiyallahu anhu dan dinyatakan hasan oleh at-Tirmidzi dan al-Albani)
Inilah beberapa hal yang harus dilakukan oleh siapa saja yang menginginkan rumahnya aman, damai dan tentram.
0 komentar:
Post a Comment