Tentang Rizki dan Mati
لا تعجلن ّ فليس الرزق في العَجَـل ِ .... الرزق في اللوح مكتوب مع الأجل ِ
Tak perlu engkau tergesa-gesa, karena rizki tidak datang dengan tergesa-gesa. Jatah rizki di lauh mahfudz tulisannya, sama dengan ajal ketetapannya
فلو صبرنا ، لـكان الـرزق يـطلـبـنا .... لكنه خــلـق الإنـسـان مـن عـجـــل
Andai mau bersabar, tentu rizkilah yang mendatangi kita, akan tetapi memang manusia diciptakan dengan sifat tergesa-gesa
عليك بتقوى الله ان كنت غافــــــــلاً ..... يأتيك بالارزاق من حيث لاتـــــــــدري
Bertakwalah kepada Allah, jika memang engkau adalah orang yang lupa, beragam rizki tentu akan mendatangimu dari arah tak disangka
فكيف تخاف الفقــــــــــر والله رازق ..... فقد رزق الطير والحوت في البحــــــر
Bagaimana bisa engkau takut faqir, sedangkan Allah lah Sang Pemberi rizki, sungguh rizkinya burung2 dan ikan2 di lautan, Dia lah yang memberi
ومن ظن ان الرزق يأتي بقــــــــوة ..... ما أكل العصفور شيئاً مع النســـــــــــر
Barangsiapa yang menyangka rizki bisa datang dengan kekuatan, tentu burung pipit dan burung nasar tak bisa makan
تزول عن الدنيا فإنك لاتــــــــــدري ..... اذا جنّ عليك الليل هل تعش الى الفجر
Kelak engkau akan pergi meninggalkan dunia, namun engkau tak mengerti, apakah engkau masih hidup sampai fajar ketika malam telah datang menyelimuti
فكم من صحيح مات من غير علّـــة ..... وكم من سقيم عاش حيناً من الدهــــــــر
Betapa banyak orang yang sehat, mati tanpa sakit dirasa, dan betapa banyak pula orang yang sakit, hidup dalam waktu yang lama
وكم من فتى أمسى واصبح ضاحكاً ..... وأكفانه في الغيب تنسج وهو لايــــــدري
Betapa banyak dari pemuda, pagi sore ia tertawa, di tempat lain kain kafannya sedang dirajut sedangkan ia tak mengetahuinya
*untaian mutiara syair yang disusun oleh syaikh KH Zubair Dahlan Sarang, bapak dari KH. Maimun Zubair yang hamba terjemahkan dengan sederhana dan ala kadarnya
0 komentar:
Post a Comment