Syarah Hikam
ما قل عمل برز من قلب زاهد ولا كثر عمل برز من قلب راغب
" Tidak disebut sedikit amal yg bersumber dari hati yg zuhud (tdk cinta dunia). dan tidak dapat disebut banyak amal yg bersumber dari hati yg tamak."
Amal yg keluar dari hati orang yg zuhud itu mulia walaupun amalannya hanya sedikit menurut dhohirnya, akan tetapi banyak menurut hakekatnya. Karena amal orang yg zuhud itu selamat dari riya', berbuat amal karena ingin di puji masyarakat, selamat dari tujuan mendapat harta dunia dan juga selamat dari berpaling dari-Nya, berbeda dengan amal orang yg mencintai dunia.
Sesungguhnya amalan yg keluar atau bersumnber dari hati orang yg cinta dunia itu dianggap sedikit walaupun secara kasat mata amalannya banyak, karena pada hakekatnya, amal orang yg cinta dunia itu tdk selamat dari riya', beramal karena ingin dipuji masyarakat dan menjadikan berpaling dari Allah, karena hatinya condong kepada dunia.
Oleh karena itu, dikisahkan dari Ibnu Mas'ud -rodliyallohu anhu- sesungguhnya Ibnu Mas'ud berkata :
" sholat dua roka'at yg bersumber atau dilakukan oleh orang yg zuhud yg alim lebih utama daripada ibadahnya seorang abid (ahli ibadah) yg rajin beribadah seumur hidupnya."
Syeh Abu Abdillah Al Qurosyi berkata : "Seorang lelaki bertanya kepada orang yg sholeh, 'saya sudah melakukan berbagai amalan ibadah, dan mengapa masih belum bisa menemukan manisnya ibadah di dalam hatiku ?'
Orang yg sholeh menajwab : 'engkau tidak menemukan manisnya beiribadah karena engkau mencintai putrinya iblis yaitu dunia, dan pastinya sang ayah yaiti iblis mengunjungi anaknya di rumahnya dan rumahnya adalah hatimu, dan ketika iblis hendak masuk kedalam hatimu ia berkeinginan utk merusak seluruh perintah hatimu atau seluruh anggota badanmu."
Syeh Abu Muhammad bin Sahl berkata : "besok di hari kiamat, tidak ada penglihatan yg lebih utama daripada penglihatan orang zuhud yg alim."
yakni, orang alim yg tdk cinta dunia di hatinya.
Wallohu a'lam.
0 komentar:
Post a Comment