Syarah Hikam Mbah Sholeh Darat
إنَّما يُؤلِمُكَ المَنْعُ لِعَدَمِ فَهْمِكَ عَنِ اللهِ فيهِ
"Sesungguhnya yg menjadikanmu bersusah hati karena tidak adanya pemberian, itu karena engkau tidak memahami pemberian Allah (kepadamu yg sebenarnya) "
Ketika engkau meminta suatu perkara dunia,lalu Allah tidak mengabulkannya, hatimu menjadi susah, itu disebabkan karena engkau tidak memahami kehendak Allah. Jika engkau paham, engkau akan bahagia. Tenangkan dirimu saat permintaanmu tidak dikabulkan. Saat permintaanmu tidak dikabulkan, pahamilah bahwa sesungguhnya Allah menghendaki agar engkau merendahkan/mendekatkan diri kepada Allah dan selalu menyandarkan hatimu kepada Allah.
Jika sudah begitu engkau akan menjadi kekasih Allah. Karena sesungguhnya ketika Allah mengasihi atau mencintai hamba-Nya, niscaya Allah akan menghalangi dunia darinya dan menjauhkanya dari dunia.
Sebagai perumpamaan, apakah engkau tidak mengetahui bahwa seorang ayah yg sangat mencintai dan mengasihi putranya, niscaya akan membawa putranya pada tukang bekam agar badannya menjadi sembuh?
Apakah engkau tidak mengetahui bahwa seorang ibu yg sangat menyayangi anaknya, pasti akan mencegah anaknya dari mengkonsumsi makanan yg berbahaya bagi kesehatan anaknya?
Apakah engkau tidak mengetahui bahwa tabib yg mengobatimu yg berbelas kasih kepadamu,pasti akan mencegahmu dari mengkomsumsi makanan yg tidak patut engkau makan karena penyakitmu tadi ?
Padahal belas kasih sayang Allah terhadap hamba-Nya itu melebihi belas kasih sayang seorang ayah ataupun ibu terhadap putra-putrinya.
Rasululloh shollallohu alaihi wasallam pernah menyaksikan seorang perempuan yg menggendong anaknya, Lalu Nabi bersabda kepada para sahabat yg hadir pada waktu itu : "apakah sang ibu ini tega jika anaknya dimasukkan kedalam api ?"
para sahabat menjawab : "tidak akan tega wahai Rasul. "
Lalu Nabi bersabda : "Allah itu lebih berbelas kasih thd hamba-Nya yg mukmin daripada belas kasih perempuan ini kepada putranya, akan tetapi Allah memberimu rasa perih dan sakit karena Allah menaruh fadhol dan kenikmatan-Nya di dalam rasa pedih dan sakit tersebut."
Syeh Abul Hasan Asy Syadzili berkata :
"Ketahuilah, sesungguhnya ketika Allah tidak memberimu, itu bukan karena membencimu, tapi karena sangat belas kasih kepadamu. maka tidak memberi itulah yg hakekatnya dinamakan memberi."
Pahamilah !
Setengah dari memahami adalah mau memahami ketika engkau tidak diberi perkara dunia, sesungguhnya Allah menjalankanmu pada tempatnya wali-wali Allah yg muqorrobin, karena kebanyakan para wali Allah itu fakir miskin, sakit-sakitan dan kekurangan sandang pangan.
Jika dunia ini di ibaratkan sebuah tambang, dunia hanyalah bagaikan sebelah sayap lalat. Allah tidak memberimu kecuali hanya seteguk air.
Allah tidak khawatir jikalau sekian banyak orang mukmin berbalik mengkufuri Allah, kemudian sekian banyak orang orang kafir tsb diberi rumah yg beralaskan perak dan berjubin emas. Dunia ini tdk ada harga dan kedudukannya sama sekali di sisi Allah, sehingga Allah memberikannya pada orang kafirdan mencegahnya dari menjadi kekasih-Nya.
Wallohu a'lam.
0 komentar:
Post a Comment