Saturday, 18 August 2018

Mudzakaroh

Syarah Hikam Mbah Sholeh Darat

لا يكُنْ تَأخُّرُ أَمَد العَطاء مَعَ الإلْحاح في الدّعَاءِ موجبَاً ليأسِك

"Janganlah kelambatan masa pemberian Tuhan kepadamu, padahal engkau bersungguh-sungguh dalam berdoa, itu menyebabkanmu patah harapan."

فهو ضَمِنَ لَكَ الإجابَةَ فيما يختارُهُ لكَ لا فيما تختاره لنَفْسكَ وفي الوقْتِ الذي يريدُ لا في الوقْت الذي تُريدُ

"Sebab Allah telah menjamin menerima semua doa dalam apa yg Ia kehendaki untukmu, bukan menurut kehendakmu, dan pada waktu yg di tentukan-Nya, bukan pada waktu yg engkau tentukan."

Janganlah lamanya masa pemberian Tuhan kepadamu, padahal engkau telah bersungguh-sungguh dalam berdoa, itu menjadikanmu berputus asa dalam dikabulkannya doamu.
Ketika engkau memohon kpd Allah agar berhasil dalam suatu perkara, lantas tidk berhasil, maka janganlah hal tsb menyebabkan engkau memutuskan doamu dan jangan berkeyakinan bahwa Allah tidak mau mengabulkan doamu. Janganlah doamu untuk meminta tercapainya sebuah tujuan membuatmu musyrik, sebab Allah sudah berjanji akan mengabulkan setiap orang yg berdoa.

Pada hakekatnya, Allah itu sudah menjamin akan mengabulkan doa2mu menurut apa yg Ia pilihkan untukmu, bukan menurut apa yg engkau pilih untuk dirimu sendiri. Pada waktu yg sudah Ia kehendaki, bukan pada waktu yg engkau inginkan.

Allah adalah Dzat yg mengabulkan doa2 hamba-Nya, sebab Allah berfirman :

ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ

"...berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu ..."
(al mukmin ayat 60)

Pengabulan tsb menurut apa yg telah Allah pilihkan, bukan menurut apa yg engkau pilih karena engkau tidak mengetahui apa yg bermanfa'at untukmu dan apa yg madhorot bagimu.
Terkadang engkau meminta keluasan rizki dan memohon di karuniai anak karena engkau mengiranya bermanfa'at, tetapi kemudian engkau tidak di beri rizki dan anak seperti yg engkau pinta tsb.

Boleh jadi, ketidak terkabulannya permintaanmu tsb karena Allah telah mengetahui jika engkau diberi rizki yg lapang malah akan membahayakan dan memberi madhorot pada agamamu.
Atau jika engkau di karuniai anak engkau lantas berbuat kemaksiayatan.

Maka tidak dikabulkannya doamu itu berarti sudah dikabulkan. Pahamilah !
Allah mengabulkan permohonan hamba-Nya pada waktu yg di kehendaki-Nya, bukan pada waktu yg engkau inginkan, pengabulan yg Allah berikan itu menurut fadhol-Nya, bukan karena menuruti keinginanmu.

Wallohu a'lam.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Mudzakaroh

0 komentar:

Post a Comment